Category Archives: Al-Qur’an

Bolehkah Mengkombinasikan Variasi Bacaan/Qiro’at Al-Qur’an dalam Tilawah?

oleh: Muhammad Muafa

Pertanyaan

Dulu saya pernah mempelajari beberapa contoh perbedaan Qiro’at yang tujuh. Subhanallah begitu kayanya perbendaraan tsaqofah islam. Namun yang menjdi pertanyaan saya bolehkah kita mengkombinasikan lebih dari satu Qiro’at dalam satu surat?misalkan dalam ayat satu kita menggunakan Qiro’at ‘ashim, ayat kedua membaca dalam Qiro’at ibnu katsir, dan seterusnya?karena saya pernah diberitahu bahwa yang demikian itu tidak diperbolehkan. Hanya saja saya belum mendapatkan dasar hukumnya. Mohon kiranya ustadz berkenan untuk menjelaskan hal tersebut.

Yuli- Alumnus Ma’had Abdurrahman bin ‘Auf

Jawaban

Tidak mengapa mengkombinasikan berbagai variasi bacaan/Qiro’at Al-Qur’an yang Mutawatir pada saat Tilawah, tanpa membedakan apakah Tilawah tersebut di dalam Shalat ataukah diluar Shalat, dalam satu Rokaat ataukah dalam dua Rokaat asalkan kombinasi variasi Qiro’at tersebut dibaca dalam kapasitas Tilawah, bukan riwayat Qiro’at. Namun, jika kombinasi variasi Qiro’at tersebut membuat makna menjadi rusak, atau membuat adanya penambahan lafadz Al-Qur’an, maka yang demikian terlarang.

Continue reading →

Qiroat Dalam Surat Al-Fath ayat 10: Kenapa Dhomir Ha’ dibaca Dhommah

oleh; Muhammad Muafa

asslm wr wb.

Pada Surat  Al Fath pada  ayat 10 بِمَا عَاهَدَ عَلَيْهُ اللَّهَ (..bima ^aahada ^alaihullaha)….bisa  dijelaskan kenapa dibaca  “hu”?sebelum dan  sesudahnya jazakumullah atas bantuannya.

Nova Zahra

Pangkal Pinang-Sumatra Selatan

Jawaban

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

Dhomir Huwa/هُوَ  dalam ayat tersebut boleh dibaca dengan harokat Dhommah sebagaimana juga boleh dibaca dengan Harokat Kasroh. Dua-duanya adalah bacaan yang benar baik secara Ilmu Qiroat maupun ilmu bahasa Arab.

Continue reading →