Syarat-Syarat Hewan Kurban

oleh: Muhammad Muafa

Ada tiga syarat utama hewan kurban agar hewan yang dikurbankan sah sebagai hewan kurban secara Syar’i, yaitu pertama: berupa Bahimatul An’am, kedua; memenuhi usia minimal yang ditetapkan Syariat, dan ketiga; bebas dari aib/cacat.

Continue reading →

Hukum Berkurban: Sunnah Atau Wajib?

oleh: Muhammad Muafa

Pertanyaan

Assalamu’alayk.

Hukum dari Qurban itu sendiri yang lebih Rajih wajib ataukah mandub?

Fatih-Malang

Jawaban

Wa’alaikumus Salam Warohmatullah.

Hukum berkurban adalah Sunnah Muakkadah, bukan wajib. Hal-hal yang menunjukkan kesunnahannya adalah argumentasi-argumentasi berikut ini;

Continue reading →

Aqiqah Setelah Dewasa, Adakah?

oleh: Muhammad Muafa

Tidak ada aqiqah setelah baligh. Aqiqah disyariatkan hanya untuk bayi, bukan untuk yang sudah baligh atau dewasa. Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda;

مَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَنْسُكَ عَنْ وَلَدِهِ فَلْيَفْعَلْ عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافَأَتَانِ وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

 

“Barangsiapa diantara kalian ada yang suka berkurban (mengaqiqahi) untuk anaknya, maka silakan melakukan. Untuk satu putra dua kambing dan satu putri satu kambing” (H.R.Ahmad)

Ketika Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ menganjurkan Aqiqah dalam Hadis di atas, beliau menyebut Aqiqah itu adalah untuk walad (anak) dengan ketentuan anak lelaki (ghulam) du kambing sementara anak wanita (Jariyah) adalah satu kambing. Penyebutan istilah Ghulam, dan Jariyah adalah istilah untuk menyebut anak yang belum baligh.

Continue reading →

Berkurban Atau Aqiqah? Mana Yang Didahulukan?

oleh: Muhammad Muafa

Assalamu’alaikum.

 Ustadz jika kita belum pernah di aqiqohkan orang tua pada saat bayi namun pada saat ini sbg anaknya telah punya kemampuan ,petanyaan saya mana yang harus didahulukan qurban dulu atau Aqiqah dan apakah pelaksanaan Aqiqah msh tetap d tuntut kewajibannya sampai seumur hidup jika belum d aqiaohkan orang tua.tks.

Wass.ww.

Hp 08569227xxxx

Jawaban

Wa’alaikumussalam warahmatullah.

Hukum menyelenggarakan Aqiqah adalah Sunnah, bukan wajib. Dalil yang menunjukkan adalah hadis yang diriwayatkan Ahmad dari ‘Amr bin Syuaib dari ayahnya dari kakeknya, bahwasanya Rasulullah SAW  bersabda;

مَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَنْسُكَ عَنْ وَلَدِهِ فَلْيَفْعَلْ عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافَأَتَانِ وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

“Barangsiapa diantara kalian ada yang suka berkurban (mengaqiqahi) untuk anaknya, maka silakan melakukan. Untuk satu putra dua kambing dan satu putri satu kambing” (H.R.Ahmad)

Continue reading →

Berkurban Dengan Cara Patungan, Bolehkah?

oleh: Muhammad Muafa

Assalamu’alaikum ,

Saya Moh. Rosyad dari Pondok Kelapa Jakarta Timur. Ustadz mohon Fatwanya boleh nggak kurban sapi atas nama 5 atau 6 orang. Mohon juga kalau ada referensi dalilnya. Syukron

Moh. Rosyad

HP +62811829xxx

Jawaban

Wa’alaikumussalam Warahmatullah.

 Tidak mengapa berkurban unta dan sapi dengan cara patungan/iuran/ditanggung bersama  antara 2 orang, 3,5, 6 dan maksimal sampai 7 (tujuh) orang, tanpa membedakan apakah anggota yang berpatungan itu satu rumah ataukah berbeda rumah, memiliki hubungan kerabat  maupun tidak. Semuanya sah selama hewan yang dikurbankan adalah unta atau sapi. Adapun jika hewan yang dikurbankan adalah kambing, maka hanya boleh untuk satu orang dan tidak sah jika dengan cara patungan. Terkait orang yang diikutkan/diserikatkan  dalam pahala, maka tidak ada batasan. Boleh  tujuh orang, sepuluh, seratus, sampai tak terbatas.

Continue reading →

Kadar Air yang Dipakai Mandi oleh Rasulullah

oleh: Muhamad Muafa

Assaalamu’alaikum wr.wb. Pak kiyai saya mau tanya, kalau mandi wajib itu kadar air yang disiapkan untuk mandi berapa banyak? Terima kasih.

Dari hamba Allah.

Hp +6287876055xxx

Jawaban

Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tidak ada ketentuan kadar air yang disiapkan untuk mandi besar (mandi Janabah/Junub), sebagaimana juga tidak ada ketentuan kadar air yang disiapkan untuk berwudhu. Teladan kesederhanaan dari Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ terkait kadar air yang disiapkan untuk mandi adalah sebanyak  satu Sho’ sementara untuk wudhu adalah sebanyak satu Mudd.

Continue reading →

Hukum Menyusui Dan Bersetubuh Saat Hamil

oleh: Muhammad Muafa

Pertanyaan

Wanita hamil dimakruhkan menyusui anaknya. Sebab kehamilan bisa merusak air susu. Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam menyatakan ada sepuluh hal yang dibenci (dimakruhkan), satu diantaranya adalah menyusui  anak ketika hamil (Hadis  riwayat Abu Dawud Dan An-Nasai, hlm 83). Sumber; Buku Mendidik Anak Bersama Nabi, By ,M.Suwaid

Bagaimanakah kedudukan masalah ini sebenarnya?

Ligia- Pandeglang

Jawaban

Wanita hamil Mubah hukumnya menyusui anaknya sebagaimana Mubah pula dijimaki (disetubuhi) suaminya baik dalam kondisi menyusui saja atau hamil sekaligus menyusui.

Continue reading →

Bolehkah Mengkombinasikan Variasi Bacaan/Qiro’at Al-Qur’an dalam Tilawah?

oleh: Muhammad Muafa

Pertanyaan

Dulu saya pernah mempelajari beberapa contoh perbedaan Qiro’at yang tujuh. Subhanallah begitu kayanya perbendaraan tsaqofah islam. Namun yang menjdi pertanyaan saya bolehkah kita mengkombinasikan lebih dari satu Qiro’at dalam satu surat?misalkan dalam ayat satu kita menggunakan Qiro’at ‘ashim, ayat kedua membaca dalam Qiro’at ibnu katsir, dan seterusnya?karena saya pernah diberitahu bahwa yang demikian itu tidak diperbolehkan. Hanya saja saya belum mendapatkan dasar hukumnya. Mohon kiranya ustadz berkenan untuk menjelaskan hal tersebut.

Yuli- Alumnus Ma’had Abdurrahman bin ‘Auf

Jawaban

Tidak mengapa mengkombinasikan berbagai variasi bacaan/Qiro’at Al-Qur’an yang Mutawatir pada saat Tilawah, tanpa membedakan apakah Tilawah tersebut di dalam Shalat ataukah diluar Shalat, dalam satu Rokaat ataukah dalam dua Rokaat asalkan kombinasi variasi Qiro’at tersebut dibaca dalam kapasitas Tilawah, bukan riwayat Qiro’at. Namun, jika kombinasi variasi Qiro’at tersebut membuat makna menjadi rusak, atau membuat adanya penambahan lafadz Al-Qur’an, maka yang demikian terlarang.

Continue reading →

Anak diberi nama Rohman Atau Rohim, Bagaimana Hukumnya?

oleh; Muhammad Muafa

Assalamu’alaikum ustadz.

 Bolehkah seorang ayah memberi nama anaknya dengan nama yang diambil dari asmaul husna seperti Ar-Rohman atau Ar-Rohim?

Jazakumullah khoiron

Priya- di malang

Jawaban

Wa’alaikumussalam Warahmatullah.

Tidak boleh memberi nama anak dengan nama Ar-Rohman dan semisalnya, tetapi boleh memberi nama anak dengan nama Rohim dan yang semakna dengannya.

Continue reading →

Hukum Memakai Emas Putih Bagi Lelaki

oleh: Muhammad Muafa

Hukum laki-laki memakai perhisan emas putih (platinum) bukan emas (gold/aurum) bagaimana ustadz?

 

Akhmad Y. – Blitar

 

Jawaban

Jika yang dimaksud emas putih adalah Platinum, maka tidak mengapa bagi lelaki untuk memakainya selama tidak menyerupai wanita. Adapun jika yang dimaksud emas putih adalah emas (gold/aurum) yang disepuh/dilapisi dengan Platinum, atau dicampur dengan Palladium, nikel, Zinc, Rhodium,Mangan, Ruthernium, Osmium, Iridium, perak, dan tembaga maka hukumnya haram dipakai lelaki.

Continue reading →